Colors: Green Color

Serang - Setelah lama tidak ada kabar beritanya, kini para pemain Perserang akan melakukan persiapan untuk mengarungi liga 2 2019. Melalui akun resmi Facebook dan Instagram perserang, perserang akan melakukan persiapan pada hari senin mendatang. untuk para pemain siapa saja yang akan bergabung dengan skuad tim, belum ada konfirmasi resmi dari pihak manajemen. kita tunggu kejutan apa yang akan disuguhkan oleh tim kebanggaan warga Serang ini. seperti diketahui, Perserang akan berada di grup Barat bersama tim kuat yang baru terdegradasi yaitu Sriwijaya FC dan PSMS Medan.

Liverpool - Liverpool melaju ke final Liga Champions 2018/2019. Ini setelah The Reds mengalahkan Barcelona 4-0 di leg kedua semifinal.

Pada pertandingan yang dihelat di Anfield, Rabu (8/5/2019) dini hari WIB, Liverpool yang butuh kemenangan minimal selisih empat gol bermain menyerang sejak menit awal. Mereka harus mengejar defisit 0-3 dari leg pertama.

Liverpool berhasil unggul 1-0 pada babak pertama lewat gol Divock Origi pada menit ketujuh. Masuk di babak kedua, Liverpool meningkatkan intensitas serangan dan terus menggempur Barca.

Hasilnya mereka berhasil menyamakan agregat 3-3 setelah dua gol pemain pengganti Gini Wijnaldum dalam rentang dua menit, yakni di menit ke-54 dan ke-56. Liverpool untuk pertama kalinya memimpin pada laga semifinal ini setelah Origi mencetak gol kedua sekaligus membawa timnya memimpin 4-0 pada menit ke-79.

Hingga laga berakhir, Liverpool tetap unggul 4-0 dan akhirnya lolos ke final usai menang agregat 4-3. Pasukan Juergen Klopp tinggal menunggu pemenang semifinal lainnya antara Ajax Amsterdam kontra Tottenham Hotspur.

Susunan pemain

Liverpool: Alisson Becker, Trent Alexander-Arnold, Joel Matip, Virgil van Dijk, Andrew Robertson (Wijnaldum 46'), Jordan Henderson, Fabinho, James Milner, Xherdan Shaqiri, Divock Origi, Sadio Mane

Barcelona: Marc-Andre ter Stegen, Sergi Roberto, Gerard Pique, Clement Lenglet, Jordi Alba, Arturo Vidal (Arthur 75'), Sergio Busquets, Ivan Rakitic (Malcom 80'), Lionel Messi, Luis Suarez, Philippe Coutinho (Nelson Semedo 60')

Duel sesama tim Inggris tercipta di final Liga Europa musim 2018/2019. Ini setelah kelolosan Chelsea dan Arsenal ke partai puncak.

Arsenal memastikan duluan tiket final setelah mengalahkan Valencia 4-2 pada leg kedua di Mestalla Stadium, Jumat (10/5/2019) dini hari WIB, berkat hat-trick Pierre-Emerick Aubameyang.

Menang 3-1 di leg pertama, The Gunners lolos dengan agregat meyakinkan 7-2. Ini adalah final Liga Europa kedua mereka setelah pertama pada tahun 2000 saat masih bernama Piala UEFA. Saat itu Arsenal gagal jadi juara usai ditaklukkan Galatasaray.

Chelsea menyusul sekitar sejam kemudian usai melewati adu penalti kontra Eintracht Franfkfurt. Pasalnya selama 120 menit, skor imbang 1-1 bertahan. Chelsea unggul duluan lewat Ruben Loftus-Cheek sebelum disamakan Luka Jovic.

Skor pun sama kuat 2-2 setelah kedua tim bermain 1-1 pada leg pertama pekan lalu. The Blues melaju ke final usai sepakan Eden Hazard memastikan kemenangan 4-3 pada babak tos-tosan.

Buat Chelsea, ini adalah final kedua mereka di Liga Europa setelah yang pertama pada 2013. Saat itu Chelsea yang dilatih Rafael Benitez jadi juara usai mengalahkan Benfica.

Pada laga final di Olympic Stadium, Baku, 29 Mei mendatang, apakah Arsenal akan mendapat trofi pertamanya di kompetisi ini atau Chelsea bakal berjaya lagi? Kita tunggu saja. Inggris meraup untung besar karena final kompetisi Eropa didominasi mereka setelah Liverpool akan berjumpa Tottenham Hotspur di partai final Liga Champions.

Jakarta - Menghadapi misi berat melawan Barcelona di Liga Champions, Liverpool didukung rekor kandang yang apik. Namun Barcelona juga oke di laga tandang.

Duel Liverpool vs Barcelona di leg kedua semifinal Liga Champions akan digelar di Anfield, Rabu (8/5/2019) dini hari WIB. The Reds harus membalikkan keadaan setelah babak belur di Camp Nou.

Liverpool kalah 0-3 pada pertandingan leg pertama pekan lalu. Itu berarti mereka butuh kemenangan dengan selisih empat gol jika ingin lolos ke final.

Dari lima pertandingan kandang di Liga Champions musim ini, Liverpool mencatat empat kemenangan dan satu hasil imbang. Satu-satunya hasil seri itu didapat saat bermain imbang 0-0 dengan Bayern Munich di leg pertama babak 16 besar.

Namun, Barcelona yang jadi lawan juga punya rekor oke saat menjalani pertandingan tandang. Blaugrana juga belum terkalahkan selama memainkan laga tandang di Liga Champions musim ini.

Lima kali menjalani pertandingan tandang, Barcelona mencatat tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Dua di antara kemenangan tersebut didapat di markas tim Inggris, yakin Tottenham Hotspur dan Manchester United.

Akankah modal ketangguhan di Anfield cukup bagi Liverpool?

sumber: detik.com

Amsterdam -Tottenham Hotspur terinspirasi oleh Liverpool saat berhasil melakukan comeback atas di kandang Ajax Amsterdam.

Tottenham secara dramatis memastikan diri melaju ke final Liga Champions. Hal tersebut terjadi setelah mereka berhasil melakukan comeback di markas Ajax untuk meraih kemenangan 3-2 pada leg kedua semifinal, Kamis (9/5/2019) dinihari WIB.

 

Berlaga di Johan Cruyff Arena, Spurs menutup babak pertama dengan tertinggal 0-2 dari tuan rumah lewat gol dari Mathijs de Light dan Hakim Ziyech. Kondisi ini membuat mereka secara agregat tertinggal 0-3, usai di leg pertama mereka kalah akibat gol tunggal Donny van De Beek

Ketika peluang The Lillywhites ke laga puncak semakin menipis, keajaiban sukses diciptakan oleh mereka di babak kedua. Anak asuhan Mauricio Pochettino mampu membuat tiga gol balasan lewat hat-trick Lucas Moura.

Gol terakhir Moura di laga ini bahkan tercipta di detik akhir laga. Meski agregat akhir kedua tim 3-3, tapi Tottenham yang berhak ke partai puncak karena mereka unggul produktivitas gol di kandang lawan.

Hasil di laga ini melengkapi drama yang tersaji sepanjang semifinal Liga Champions. Dimana, sebelumnya Liverpool juga lolos ke final secara dramatis usai membalikkan ketertinggalan defisit tiga gol dari Barcelona.

Mereka mampu mengalahkan Barcelona 4-0 di Anfield pada leg kedua. Kemenangan The Reds ini jugalah yang menjadi inspirasi utama bagi Tottenham untuk melakukan comeback di markas Ajax.

"Kami melihat Liverpool tadi malam. Ini menunjukkan bahwa ini belum berakhir sampai laga benar-benar usai. Kekecewaan pada leg pertama bagaimanapun mempengaruhi kami saat memulai laga dan kami memulai seperti malam ini . Tetapi setelah jeda semuanya berakhir," tutur Rose dilansir dari BBC.

"Manajer menyebutkan penampilan Liverpool di hotel sebelum pertandingan - manajer tidak keberatan kami kalah, tetapi kami harus kalah dengan cara yang benar. Kami beruntung telah melewati ini dan kami menantikan final Liga Champions," tambahnya.

Laga final Liga Champions musim ini yang mempertemukan Tottenham dan Liverpool bakal tersaji 2 Juni mendatang. Stadion Wanda Metropolitano di Madrid bakal menjadi tempat digelarnya duel sesama tim asal Inggris ini.  

Real Madrid menelan kekalahan ke-10 di LaLiga musim ini saat dibungkam Rayo Vallecano. Los Blancospun mengukir catatan terburuk dalam 10 tahun terakhir.

Madrid menelan kekalahan mengejutkan 0-1 kala menghadapi Rayo Vallecano di Estadio de Vallecas, Senin (29/4/2019) dinihari WIB. Hasil ini memang tak berpengaruh pada posisi Madrid, yang mana masih di peringkat ketiga dengan 65 poin.

Namun kekalahan ini praktis membuat kans mengejar Atletico Madrid di posisi dua sangat sulit, meski tak mustahil. Dua tim sekota ini sekarang terpisah sembilan poin dengan tiga laga tersisa.

Performa Madrid musim ini memang jauh dari kata memuaskan. 10 kekalahan di LaLiga sepanjang musim ini bahkan beberapa di antaranya ditelan dari tim-tim yang secara kelas jauh di bawah mereka.

Sebelum kalah dari Rayo, Los Merengues tumbang dari Eibar, Alaves, Levante, Girona, dan Villarreal.

Sebagai catatan, dengan 10 kekalahan ini Madrid sudah menyamai musim dengan jumlah kekalahan terbanyak mereka di 2008/2009. Bahkan dengan tiga laga tersisa, bukan tak mungkin Madrid mengukir catatan baru.

Sejak musim 1998/1999, Madrid tak pernah menelan lebih dari 10 kekalahan di liga dalam semusim. Pada musim 1998/1999 tersebut, Madrid menelan 12 kekalahan.

Karim Benzema dkk masih akan menghadapi Villarreal, Real Sociedad, dan Real Betis di sisa musim ini.

Musim 1998/1999: 12 kalah
Musim 1999/2000: 8 kalah
Musim 2000/2001: 6 kalah
Musim 2001/2002: 10 kalah
Musim 2002/2003: 4 kalah
Musim 2003/2004: 10 kalah
Musim 2004/2005: 8 kalah
Musim 2005/2006: 8 kalah
Musim 2006/2007: 8 kalah
Musim 2007/2008: 7 kalah
Musim 2008/2009: 10 kalah
Musim 2009/2010: 4 kalah
Musim 2010/2011: 4 kalah
Musim 2011/2012: 2 kalah
Musim 2012/2013: 5 kalah
Musim 2013/2014: 5 kalah
Musim 2014/2015: 6 kalah
Musim 2015/2016: 4 kalah
Musim 2016/2017: 3 kalah
Musim 2017/2018: 6 kalah
Musim 2018/2019: 10 kalah (sisa 3 laga). (Red)

Sumber : detik.com

Latest News

Most Read