19
Wed, Feb

Top Stories

(Foto: Bantenesia)

Entertainment

[BANTENESIA.COM], Serang - Dalam rangka melestarikan seni budaya, Padepokan Tapak Debus Banten TTKKDH Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir menggelar Silaturahmi Minggu (9/1) sore, di Lontar Jiwantaka, Kota Serang-Banten.

Dalam acara ini hadir dari berbagai padepokan/ perguruan silat, debus dan bandrong se-Banten juga bintang tamu Magician Master Limbad.

Tb. Yana selaku Guru Besar Tapak Debus Banten, mengatakan, dengan menjalin silaturahmi akan berdampak dengan kelestarian seni budaya.

"Ini dalam rangka silaturahmi kebudayaan. Berbagai jenis kita mainkan untuk permainan debus yah, karena kita membuka padepokan untuk spesialis debus Banten. Dan kita juga menampilkan bintang tamu yaitu Master Limbad yah, yang mungkin tidak asing lagi," katanya.

Yana menambahkan dan berharap, silaturahmi seni budaya ini akan terus bertumbuh kembang juga menjadi moment untuk meregenerasi.

"Caranya melestarikan seni budaya jelas dengan selalu sering mengembangkan seni budaya, dimanapun ada budaya kita cinta budaya disitulah budaya tumbuh mengembang. Pokoknya seni budaya, panjang silaturahmi, banyak saudara itulah omsetnya manusia, silaturahmi. Untuk kedepannya, Alhamdulillah kita sudah memiliki bibit-bibit unggul yang mungkin kedepannya bisa melestarikan seni budaya ini," tambah dan harapnya.

Sementara Master Limbad, mengungkapkan kekagumannya dari rasa persaudaraan dalam acara ini.

"Banyak saudara baru kita disini, dari TTKKDH. Persaudaraannya yang sangat luar biasa. Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Maju terus, sukses terus para pejuang-pejuang budaya Indonesia," pungkasnya.

Sekedar informasi, Master Limbad sebagai bintang tamu dalam acara Tapak Debus Banten mempertontonkan aksi-aksi yang memukau seperti Hipnotis dan Memakan Paku (*)

(Foto: Istimewa)

Entertainment

[BANTENESIA.COM], Serang - Sebagai salah satu bentuk dedikasi dan sumbangsih terhadap pelestarian budaya dan memajukan pariwisata khususnya di Kabupaten Serang. Paguyuban Kang Nong Kabupaten Serang kembali menggelar kegiatan pemilihan Kang Nong Kabupaten Serang 2020.

Pemilihan Kang Nong Kabupaten Serang 2020 adalah kegiatan dua tahunan yang kali ini digelar, setelah sebelumnya sukses digelar pada tahun 2018. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Pemuda Dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Serang yang didukung oleh Perhimpunan Hotel Dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang juga berbagai instansi dan beberapa perusahaan, termasuk media online Bantenesia.Com.

Nong Tria selaku perwakilan dari Paguyuban Kang Nong Kabupaten Serang, mengatakan Pemilihan Kang Nong Kabupaten Serang 2020 sudah dibuka pendaftarannya.

"Sudah terlaksana untuk pendaftarannya," katanya saat dihubungi bantenesia.com, Kamis (6/1).

Tria juga menambahkan, Paguyuban Kang Nong Kabupaten Serang dan Disparpora Kabupaten Serang juga PHRI Kabupaten Serang akan melakukan Road Show ke Sekolah-sekolah untuk mensosialisasikan Pemilihan Kang Nong Kabupaten Serang 2020 ini.

"Minggu depan, kita akan melakukan Road Show untuk sosisalisasi Pemilihan Kang Nong Kabupaten Serang 2020 ini," tambahnya.

Sementara Wawan selaku perwakilan PHRI Kabupaten Serang, mengungkapkan, Pemilihan Kang Nong Kabupaten Serang 2020 ini menjadi ajang positif untuk mengembalikan (recovery) Anyer, Kabupaten Serang.

"Ini sebuah ajang pencarian muda mudi terbaik di Kabupaten Serang yang punya kemampuan, bakat dan keinginan untuk pengembangan diri dan memperkenalkan kembali potensi wisata yang ada di Kabupaten Serang khususnya Anyer, Selat Sunda Aman, Ayo Ke Anyer, Ayo Ke Banten," ungkapnya.

Kegiatan ini, sesuai namanya, adalah untuk memilih para pemuda (Kang) dan pemudi (Nong) dari seluruh wilayah se-Kabupaten Serang (khususnya) yang diharapkan bisa menjadi duta budaya dan pariwisata Kabupaten Serang. Pendaftaran dilakukan 3 Februari sampai dengan tanggal 29 Februari sebelumnya dilanjutkan dengan audisi pada tanggal 2-4 Maret. Peserta yang lolos audisi kemudian menjalani serangkaian tes dan kegiatan, termasuk dikarantina, untuk kemudian diseleksi dan dipilih sebagai finalis.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Disparpora Kabupaten Serang, Paguyuban Kang Nong Kabupaten Serang dan PHRI Kabupaten Serang antara lain pada tanggal 18-21 Maret 2020 bertempat di lokasi karantina peserta akan diberikan edukasi tentang bekal informasi seputar pariwisata, pengembangan diri, motivasi, pelatihan public speaking, catwalk, pembentukan mental, menanamkan jiwa kebangsaan, pembekalan ketrampilan dan mengasah kemampuan finalis yang dapat dikembangkan oleh setiap finalis.

Untuk puncak acara (Grand Final) tahun 2020 ini, diselenggarakan pada hari Sabtu (28/3) malam di Anyer, Kabupaten Serang. (*)

(Foto: Bantenesia)

Entertainment

[BANTENESIA.COM], Serang - Band pop asal Labuan, The Fusion baru saja meluncurkan mini album bertajuk 'Tanpa Henti'. Album yang berisi lagu-lagu bernuansa cinta ini didedikasikan untuk seluruh penikmat musik yang mengenal cinta khususnya generasi milenial.

Mini Album ini berisikan lima lagu di antaranya Tanpa henti, Tak kembali, Tak pernah tau, Sayang, Akhiri kisah masa lalu.

"Peluncuran mini album ini adalah bagian dari capaian kita bermusik agar bisa didengar dan dirasakan. Kita mencoba memberi arti dari cinta yang sesungguhnya dari lagu-lagu yang ada di mini album ini,” ujar Bayu sang vokalis the fusion saat acara launching di radio serang gawe 102.8 fm , Sabtu, (18/1) malam.

Lewat mini album ini pula, The Fusion merangkul Rumah Tumbuh Managemen, Dapur Musik Record dan Radio Serang Gawe 102.8 Fm untuk mensukseskan acara launching. Berharap, selain memberikan efek positif, acara ini juga menjadi titik awal dari karir the fusion dalam industri musik.

"Ini merupakan program yang harus dilaksanakan. Berbagai bentuk kegiatan yang menyatukan visi misi memajukan, harus dapat dukungan penuh. Terima kasih Rumah Tumbuh Management, Dapur Musik Record dan Radio Serang Gawe 102.8 Fm yang udah dukung kita. Mantap, mantap, ingin sukses lah kedepannya, terus bermusik," harapnya.

Sekedar informasi The Fusion berdiri pada Januari 2018 dengan personil Bayu (Vokal), Abay (Gitar), Deni (Bass), Yudi (Drum). Beriringnya waktu dikarenakan kesibukan, Abay dan Yudi tidak meneruskan karir bermusik nya di The Fusion sampai saat ini The Fusion hanya 2 personil yaitu Bayu (Vokal) dan Deni (Bass). (*)

Sign up via our free email subscription service to receive notifications when new information is available.
Advertisement