24
Thu, Sep

Top Stories

(Foto: Istimewa).*

Entertainment

[BANTENESIA.COM] - Group Band asal Labuan-Banten, The Fusion, masuk Major Label untuk mengisi Original Soundtrak (OST) Film di salah satu televisi Nasional, setelah berkiprah di dunia musik khususnya di Banten, sejak 2018 lalu.

Bayu, sang Vokalis, mengungkapkan terima kasih atas dukungan dari Rumah Tumbuh Management (RTM) juga kesempatannya udah menjadikan The Fusion keluarga besar dari RTM dan Radio Serang Gawe Fm.

“Intinya sih, saya berSyukur Alhamdulillah dulu yah kepada Allah SWT yang paling utama, terus terima kasih ke Rumah Tumbuh Management, ada Iip Midun yang selalu support dari awal The Fusion berkarir. Dan Radio Serang Gawe Fm, yang support juga dari sisi promo lagu The Fusion,” ungkap Bayu saat di temui Bantenesia.com , Selasa (15/9) malam.

Sementara itu Bunda Muslihah, Ibu dari sang Vokalis mengharapkan, di dunia Entartainment harus selalu bisa jaga diri.

“Pertama-tama bersyukur yah sama Allah SWT, Bayu dan The Fusion bisa sampe seperti sekarang ini. Ibu mah nitip, agar selalu berdoa, jangan tinggalkan sholat (beribadah) terus kita jangan takut ke orang, takutnya ke Allah SWT. Jauhi Narkoba, Ibu selalu bilang itu jangan sampe kena masalah itu,” harapnya.

Personel lainnya, Aldo dan Fitrah, mengatakan, dengan niatan baik kita pasti bisa mendapatkan hasil yang baik.

“Persiapannya harus jaga kesehatan yang pasti sih, klo sehat kan kemana-mana enak gitu. Nah ini lucu nih, klo berbicara personel yah, gw memang branding The Fusion ini dari materi lagu Pop nya yah, sampe akhirnya ada salah satu perusahaan yang melirik yah, nggak nyangka juga sih disaat kita-kita Ikhtiar pada saat itu sampe dikasih jawabannya nih,” kata Aldo.

“Yaa, langkah maju lah ini. Alhamdulillah ini atas kerja keras kita semua melewati prosesnya,” kata Fitrah.

Sebagai informasi, The Fusion bersama Nagaswara nantinya akan menandatangani kontrak selama 1 tahun, dan Materi lagu The Fusion sendiri nantinya akan mengisi Original Soundtrak (OST), yang insyaallah akan berjalan di akhir tahun 2020 ini. (Pou)

(Foto: Istimewa).*

Entertainment

[BANTENESIA.COM] - Akuska, band yang sukses dengan single pertamanya Fiksi. Kali ini kembali mengeluarkan single keduanya dengan judul Sayang dalam album Fenomena.

Hal ini terungkap saat performance sekaligus me-Launching lagu ‘Sayang’ di Radio 102.8 Serang Gawe Fm, Selasa, (4/8). Dan performance kembali dalam program SerGaw Indie, Selasa (15/9).

Muhammad Sefpin, Vokalis Akuska, mengungkapkan, cerita tentang arti dari lagu Sayang yang bertema persoalan Cinta.

“Sayang itu ada artinya, Semoga Aku Yang Akan Menikah Dengan mu (SAYANG, red). Bercerita seseorang pria yang sudah berjuang lalu ditinggal oleh Sang kekasihnya, menikah dengan orang lain, simpel nya begitu deh,” ungkap Sang Vokalis saat ditemui Bantenesia.com .

Dirinya juga menambahkan, untuk materi lagu-lagu Akuska sudah ada akan tetapi sedang dipersiapkan secara matang agar enak didengar dan enak untuk berdanska.

“Karena awal mula lagu yang di produksi di album pertama yang berjudul fenomena ini semua personil lebih memilih fiksi karna lagu yg nerjudul sayang materinya belum sangat matang, sebenernya album kita yg berjudul fenomena ini materinya sudah ada cuman masih banyak revisi agar pendegar bisa berdanska dan menikmati lagunya,” tambahnya Sefpin.

Sementara itu, Fitra sang Drummer Akuska, mengatakan harapannya.

“Semoga single yang kedua yang Sayang, bisa diterima masyarakat luas terutamanya masyarakat Banten. Lagu Sayang ini curahan hati dari semua personelnya juga sebenernya, karena ditinggal nikah sama pasangannya, hehe, jadi kita buat kemas walaupun sedih sih yah, tapi musiknya dibikin happy, jadi happy aja gitu dengan genre ska ‘Jamaican Sound’ namanya. Akuska bakal happy terus dan pastinya ada terus,” harapnya.

Sebagai informasi, grup band beraliran Jamaican Sound (Ska, Rock Steady dan Reggae, Red), yang tergabung juga dalam Rumah Tumbuh Management (RTM), terbentuk pada tahun 2017, dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yaitu akustik di kampus Universitas Serang Raya (Unsera), bermula dari hanya iseng-iseng untuk membentuk grup band untuk mengikuti kegiatan tahunan di kampus yang menampilkan band-band dari tiap UKM se-Serang, Banten.

Namun dengan keseriusan dan semangat akhirnya Akuska terus konsisten sampe saat ini dan sempat juga beberapa ganti personil dan sekarang tidak murni semua dari UKM tersebut.

Personel Akuska, yaitu: Sefpin (Vocal), Fitra (Drum), Asep (Gitar), Andre (Bass), Iwa (Saxso Tenor), Nahrul (Trumpet) dan Didit (Saxso Alto).

Band ini pun sudah punya fansbase yg bernama AKUSQUAD. @

(Foto: Bantenesia.com).*

Entertainment

[BANTENESIA.COM] - Grup Band asal daerah Labuan, Pandeglang-Banten, The Fusion akan kembali dengan warna baru dan nuansa ‘Reborn’.

Hal ini diketahui setelah, Selasa (11/8) Bayu & Friends performance di program ‘SerGaw Indienya’ Radio 102.8 Serang Gawe Fm secara Live membawakan single ke-3 nya dengan komposisi baru The Fusion.

Bayu salah satu pentolan Band sebagai Vokalis yang sukses dengan single Tanpa Henti, mengungkapkan kesiapan untuk kembali meramaikan musik di banten dengan The Fusion ‘Reborn’.

“Bayu & Friends adalah project yang gw jalanin baru-baru ini setelah The Fusion yan awal fakum dan gw berharap mengembalikan kesuksesan The Fusion. Apalagi pendukung-pendukung datang semua kesini dari Labuan, otomatis kedepannya bakal ada The Fusion ‘Reborn’,” ungkapnya sang Vokalis yang menjadi salah satu anggota komunitas klub mobil di Banten.

Dirinya menambahkan, materi lagu The Fusion kedepannya akan tetap Pop, bercerita kisah percintaan yang menurutnya itu menjadi easy listening.

“Bayu & Friends tadi bawain single perdana terbaru, judulnya tergoda. Dan The Fusion ‘Reborn’ akan tetap menggunakan lagu-lagu The Fusion yang lama, tetap lah di kisah-kisah percintaan karena percintaan siapa sih yang nggak bakal gak inget,” tambahnya Vokalis yang disibukan dengan aktifitas sebagai pemeran film mistery di salah satu Tv Nasional.

Sementara itu, Aldo, salah satu punggawa baru yang ikut andil dalam ke-eksisan Bayu & Friends dan The Fusion ‘Reborn’ nanti, menyampaikan, kedepannya Band ini akan lebih baik.

“Yaaa, kedepannya sih Progresnya akan lebih baik, lebih baik terus cepet-cepet normal deh biar bisa manggung gitu. Kalo gw pribadi sih sebenernya sebelum di The Fusion, Additional Player sih dan kebetulan juga gw nge Producer’in musik mereka yang akhirnya gw terjun deh ngebantuin saat di Live juga gitu kedepannya ‘Reborn’ yaa paling kita-kita aja,” jelasnya.

Sebagai informasi, Bayu & Friends sebagai transisi The Fusion ‘Reborn’, di isi Bayu (Vokal), Aldo (Gitar) dan Fitrah-Akuska (Drum). (Pou)

(Foto: NET).*

Entertainment

Selebriti media sosial Anya Geraldine menjawab isu yang menyebutnya telah tinggal serumah dengan sang pacar, Ovi Rangkuti. Dalam pernyataannya, selebgram 24 tahun ini mengatakan jika kabar tersebut tidak benar.

Pernyataan tersebut dibeberkan Anya sewaktu menjawab pertanyaan Deddy Corbuzier dalam video podcast yang diunggah di laman YouTube. Ia menegaskan jika saat ini tidak tinggal bersama dengan Ovi Rangkuti dalam satu rumah.

"Aku enggak tinggal bareng," kata Anya Geraldine, Minggu, (26/7).

Anya Geraldine bersama sang kekasih Ovi Rangkuti.* (Foto: NET)

Sebelumnya, isu Anya Geraldine dan Ovi Rangkuti telah tinggal serumah muncul lantaran keduanya kerap terlihat bersama dalam satu tempat tinggal. Sekali lagi, selebgram pemilik nama asli Nur Amalina Hayati itu menegaskan jika dugaan warganet adalah salah.

Menurutnya, intensitas kebersamaan dengan sang pacar bisa lebih banyak terjadi lantaran Ovi memiliki tempat tinggal tidak terpaut jarak yang terlalu jauh dari rumahnya.

"Enggak, memang enggak," kata dia. "Rumah dia kan dekat sama rumah aku, jadi setiap hari ketemu," tutur Anya Geraldine.

Dalam wawancara yang sama, Anya Geraldine juga menyinggung soal pengakuannya selalu memiliki pacar sejak usia 13 tahun lantaran tidak bisa hidup tanpa kehadiran laki-laki. Ia juga mengaku hampir selalu berpacaran dalam waktu yang tidak sebentar. (tagarid)

(Foto: Istimewa)

Entertainment

[BANTENESIA.COM] - Ada hal yang menarik dari hobi salah satu personel The Fusion, selain memiliki kesibukan sebagai Musisi dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dirinya ternyata minat gabung komunitas Mobil di Indonesia Calya Sigra Family (ICSF) Chapter Cilegon-Pandeglang-Serang-Rangkas (Cipasera).

Bayu Maulana sang Vokalis, mengaku, gabung komunitas mobil ini untuk ketiga kalinya, sebelum dirinya berkiprah di dunia musik.

"Dulu waktu belum aktif di band pernah ikut Komunitas Timor Banten tahun 2010 selama 1 tahun dengan mobil Timor dan Club Weseder Chapter Banten tahun 2011 selama 3 tahun dengan mobil Suzuki Swift Putih, cuman berhenti pada akhirnya fokus di band tahun 2017," akuinya pelantun lagu Tanpa Henti ini, Sabtu (18/7) kepada Bantenesia.com .

Bayu juga menambahkan, minatnya gabung dengan ICSF Chapter Cipasera tidak lain tidak bukan untuk mempererat silaturahmi.

"Baru-baru ini kok gabung Komunitas Mobil ICSF Chapter Cipasera dengan Mobil Calya Merah, tapi di Komunitas ICSF Chapter Cipasera juga boleh kok klo bukan Mobil Calya atau Sigra juga. Awalnya ada yang ngajak ditawarin sama klub mobil, akhirnya minat. Yah, memperbanyak silahtuhrahmi dan persaudaraan aja sih juga pengalaman lagi," jelasnya si vokalis yang juga ngefans dengan Ariel (Noah) dan Alm. Chester Benington (Linkinpark) ini.

Sebagai informasi, setelah sukses mengeluarkan Single pertamanya dan Videoklipnya 'Tanpa Henti'. Band asal Serang yang terbentuk tahun 2017 ini, akan mengeluarkan Single ke-2 dan Videoklip juga dalam waktu dekat ini. (Pou)

(Foto: Bantenesia)

Entertainment

[BANTENESIA.COM], Kota Serang - Seperti diketahui, sejak Maret 2020, beberapa sanggar seni, tari dan modelling, di Kota Serang ataupun Provinsi Banten menutup sanggarnya akibat Covid-19.

Memasuki masa transisi New Normal seperti saat ini, Sanggar Rossy's Entertainment di Ciracas, Kota Serang, mulai membuka kembali sanggarnya pada awal Juli 2020 kemarin.

Pemilik sekaligus Pelatih Sanggar Rossy's Entertainment, Rosy Nidiawati, mengaku, memasuki New Normal nanti pihaknya mulai menyusun skema penerapan protokol kesehatan untuk para anak didiknya, seperti apa saja yang harus disiapkan untuk membuka kembali sanggarnya.

"Sebelumnya udah libur 4 bulan karena Covid-19, awal bulan Juli kemaren aja baru buka lagi mulai latihan lagi. Tetap kita mematuhi Protokol Kesehatan, yang udah disiapkan yaitu tempat cuci tangan, sabunnya, hand sanitizer, alat cek suhu tubuh, masker serta jaga jarak," akuinya Rossy.

"Nah jadi anak-anak Sanggar Rossy's juga yang mau masuk kesini (Sanggar Rossy's), harus cek suhu tubuh dulu dan semuanya juga harus diperiksa dan mereka pun tidak lupa membawa hand sanitizer, masker sendiri juga ada yang membawa dan menggunakan face shield itu yah," masih Rossy akuinya.

Sementara Rihan (12) dan Abi (10), anak didik Sanggar Rossys Entertainment kelas Model dan Menyanyi mengungkapkan rasa kegembiraannya.

"Seneng aja, kan udah lama nggak kumpul," ungkap Rihan, siswa kelas 2 SMP Al Azhar ini.

"Seneng bisa maen sama temen-temen, bisa ketemu sama temen-temen, abis itu bisa latihan bareng, soalnya libur 4 bulan kan," ungkapnya Abi, siswa kelas 5 SD Khalifah.

Bagi BANTENESIAN yang memiliki putra-putri dan memiliki minat di bidang Entertainment juga bagi yang minat dibidang Aerobic, Salsation dan Muay Thai bisa langsung datang yaaa, ke Sanggar Rossy’s Entertainment. (Cipz)

(Foto: Bantenesia)

Entertainment

SERANG - Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang menggelar Grand Final Pemilihan Kang Nong Kabupaten Serang 2020 'New Normal' di Hall Mambruk Hotel, Anyer, Selasa (23/6).

Masih dalam suasana transisi 'New Normal' Disporapar Kabupaten Serang memilih tidak meramaikan gelaran GF Kang Nong Kabupaten Serang 2020 untuk disaksikan umum karena menghindari kerumunan. Wipi Yuningsih, Kasie Promosi Pariwisata Disporapar Kabupaten Serang yang selaku Ketua Panitia Kang Nong Kabupaten Serang 2020, mengatakan, dengan mengikuti Protokol Kesehatan dan Menjalankannya GF Kang Nong Kabupaten Serang 2020 bisa terlaksana.

"Alhamdulillah, walaupun dalam situasi pandemic seperti ini Kabupaten Serang mampu menyelenggarakan Kang Nong sesuai dengan standar Protokol Kesehatan. Seperti di depan pos security ada pemeriksaan Suhu Badan menggunakan Thermo Gun, Cuci Tangan kita sediakan Hand Sanitizer, Juri juga kita sediakan, para tamu undangan kita beri masker dan yang pasti Jaga jarak, artinya sudah sesuai dengan standar protokol kesehatan," katanya.

Para Finalis KN Kabupaten Serang 2020, terlihat Fresh saat sesi perkenalan dengan menggunakan Batik Kaserangan yang menjadi khas dari daerah Kabupaten Serang.

20 Finalis kemudian melakukan sesi tanya jawab dengan 5 Juri yang memang kompeten di bidangnya masing-masing. Juri 1, Ajat Gunawan ST, MM (Asda II, Assisten Administrasi Bidang Pembangunan), Juri 2, Andi Suhud (Ketua IKAPI), Juri 3, Mukti Utama (Dosen Pariwisata dan Cheff School), Juri 4, Chotibul Umam, SPd, M.PAR (Dekan FKIP Unbaja) dan Hj. Linda Rohyati Fatimah S.Sos, M.Si (Kabid Pengembangan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Banten).

Setelah ini 20 Finalis Kang Nong Kabupaten Serang 2020 akan terpilih untuk menjabat sebagai Kang dan Nong untuk masa bakti 2 tahun kedepannya (2020-2022). Diantaranya Juara 1 Kang, Juara 1 Nong, Wakil 1 Kang, Wakil 1 Nong, Wakil II Kang, Wakil II Nong dan Kang Favorit juga Nong Favorit.

Sebagai informasi, Kang Nong Kabupaten Serang 2020 terpilih, yaitu Edit Tirna-Petir (Juara Kang), Muhammad Sarjaya-Kibin (Wakil 1 Kang), Muhammad Farhan Fauzaan-Cikande (Wakil 2 Kang) dan Muhammad Sarjaya-Kibin (Kang Favorit). Sementara itu untuk Nong, Yasmine Taffin Al-Baqrie-Petir (Juara 1 Nong), Vina Hikmatul Huda-Ciomas (Wakil 1 Nong), Andini Nuriahidayat-Ciruas (Wakil 2 Nong) dan Luqyana Anjaryafa-Kramatwatu (Nong Favorit). (*)

(Foto: Istimewa)

Entertainment

[BANTENESIA.COM], Serang - Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang bekerja sama dengan Telkomsel Banten dalam Polling SMS ajang pemilihan Kang Nong Kabupaten Serang 2020.

Polling SMS ini sendiri untuk memilih siapa dari Kang dan Nong Kabupaten Serang 2020 yang akan menjadi favorit.

Telkomsel Banten sebagai provider yang support diajang Kang Nong ini sudah membuka Polling SMS mulai, Senin (30/3) hingga 7 April mendatang.

( Hasil Polling SMS Kang Favorit per Hari Senin, (30/3) )

( Hasil Polling SMS Nong Favorit per Hari Senin, (30/3) )

Polling dilakukan dengan cara, SMS dengan format: untuk Kangnya KANG (spasi) NO URUT dan untuk Nongnya NONG (spasi) NO URUT kirim ke 97288, khusus pengguna Telkomsel biaya Rp. 2.200,- /sms.

Sebagai informasi, pemilihan Kang Nong Kabupaten Serang 2020 sejauh ini sudah melalui tahap pendaftaran, audisi dan karantina. Untuk Malam Grand Finalnya, Disporapar Kabupaten Serang sebagai penggagas masih menunggu keputusan dari pemerintah.

Dalam situasi saat ini untuk mencegah merebaknya Virus Corona, pemerintah menghimbau untuk segala bentuk kegiatan ditunda terlebih dahulu hingga waktu yang tidak bisa ditentukan. (*)

(Foto: Bantenesia).*

Entertainment

[BANTENESIA.COM], Anyer - 20 Finalis Kang Nong Kabupaten Serang 2020 memasuki masa karantina, di Lembah Hijau Bandulu, Anyer, Rabu (18/3) hingga, Jum'at (20/3).

Selaku panitia bidang acara, Nong Tria Kurnia, menilai, para Finalis Kang Nong Kabupaten Serang tahun ini memiliki keaktifan saat mengikuti materi.

“Sebenernya tiap karantina itu pasti beberapa peserta punya keaktifannya masing-masing yah, jadi mereka tuh sebenernya hampir sama sih. Jadi mereka ngga ada yang diem aja, justru mereka banyak bertanya,” nilainya Nong Tria.

Ia menambahkan, untuk jenjang Pemilihan Kang Nong Banten nantinya agar mempersiapkan secara maksimal.

“Pasti, pasti ada yang dikirimkan 3 pasang perwakilan dari Kang Nong Kabupaten Serang 2020 ini. Iya, harapannya untuk mereka sih bisa maksimal. Karena belajar dari tahun sebelumnya, saat Tria pun merasa ngga maksimal dalam persiapan di Kang Nong Banten. Jadi yah berharap mereka bisa maksimal, nanti dibantu paguyuban juga.” tambahnya Nong Favorit Kabupaten Serang 2018 yang juga sebagai Finalis Nong Banten 2018 perwakilan dari Nong Kabupaten Serang.

Sementara Finalis Kang Kabupaten Serang 2020, Tb Ainun Najib, mengungkapkan, masa karantina ini banyak mendapatkan ilmu dan pengalaman baru yang tidak didapat dari sebelumnya.

“Oh iya dari pertama karantina itu sangat banyak sekali yah saya menerima pengalaman baru, materi baru, pengetahuan baru juga yang sebelumnya saya belum ketahui. Kita mengapresiasi diri sendiri karena kita juga sudah berjuang, pasti saya juga bangga dengan diri saya sendiri. Harapannya, tidak dipungkiri yah karena ketika kita mengikuti kompetisi pastinya ingin menjadi yang terbaik atau juara, Aamiin,” ungkapnya Finalis Kang asal Kecamatan Kramatwatu yang memiliki bakat dalam seni budaya debus ini.

Untuk Finalis Nong Kabupaten Serang 2020, Yasmin Taffin Al Baqrie, mengungkapkan, terpilihnya menjadi 10 besar Nong Kabupaten Serang 2020 ini tidak menyangkanya namun bangga.

“Dari pertama Aku ikut audisi itu, yang pertama kaya ngga nyangka juga masuk jadi 10 besar Nong. Untuk karantinanya Aku tuh bersyukur karena baru kali ini mengikuti karantina yang bener-bener menyatu dengan alam, karena saat mengikuti ajang yang serupa seperti ini tidak sama. Harapannya, semoga Yasmin bisa jadi Juara. Kalopun tidak juara, harus tetep komunikasi, berbaur dan menjalin silaturahmi menjaga keluarga besar Paguyuban Kang Nong Kabupaten Serang,” ungkapnya Finalis Nong asal Kecamatan Petir yang memiliki bakat Nyanyi ini.

Sebagai informasi, masa karantina Kang Nong Kabupaten Serang 2020 yang semula hingga, Sabtu (21/3), namun dipercepat hanya sampai Jum'at (20/3) dan Malam Grand Final diadakan, Rabu (8/4) malam, yang semula, Sabtu (28/3) malam. (*)

(Foto: Istimewa)

Entertainment

SERANG - Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang, Drs. Hamdani, melepas 20 finalis Kang Nong Kabupaten Serang 2020 yang akan dikarantina di Lembah Hijau Bandulu, Anyer, 18-20 Maret. Pengelepasan dilakukan setelah acara pembukaan karantina lalu cek kesehatan dan penyematan selempang secara simbolis di Aula Disporapar.

"Saat karantina jaga kesehatan, baik fisik maupun mental. Agenda yang dirancang saat karantina cukup padat bahkan sampai malam hari, ikuti dengan ikhlas," kata Hamdani saat sambutan, Rabu (18/3).

Ia juga berpesan, karantina adalah saatnya melatih diri berdisiplin waktu dan menjaga etika.

"Setiap materi harus disimak, sebagai bekal menjadi duta wisata," imbuhnya.

Finalis Kang Kabupaten Serang 2020, Farhan mengaku, mempersiapkan mental dan fisik.

"Kesiapan fisik dan mental memengaruhi daya tangkap kita terhadap materi yang diberikan. Motivasi saya mengikuti pemilihan Kang Nong Kabupaten Serang 2020 ini, ingin ikut serta mempromosikan budaya dan seni di Kabupaten Serang serta mencari pengalaman juga memperluas jaringan sosial," kata Finalis Kang asal Kecamatan Tanara.

Sementara Andini Nuria Hidayat, Finalis Nong Kabupaten Serang 2020 mengaku, sudah mempersiapkan kesehatan dan perlengkapan.

"Motivasi saya adalah menambah pengalaman serta ikut mempromosikan pariwisata di Kabupaten Serang," kata Finalis Nong asal Kecamatan Ciruas ini.

Kepala Seksi (Kasie) Promosi Pariwisata Disporapar Kabupaten Serang yang sekaligus menjadi Ketua Panitia Kang Nong Kabupaten Serang 2020, Wipi Yuningsih, mengatakan, ajang Kang Nong ini untuk menggali potensi diri dan mengabdi kepada pemerintah.

"Sebagai seorang duta, harus tahu potensi daerah sendiri, baik wisata, budaya, dan sistem pemerintahan," pungkasnya. (*)

(Foto: Bantenesia)

Entertainment

[BANTENESIA.COM], Serang - Dalam rangka melestarikan seni budaya, Padepokan Tapak Debus Banten TTKKDH Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir menggelar Silaturahmi Minggu (9/1) sore, di Lontar Jiwantaka, Kota Serang-Banten.

Dalam acara ini hadir dari berbagai padepokan/ perguruan silat, debus dan bandrong se-Banten juga bintang tamu Magician Master Limbad.

Tb. Yana selaku Guru Besar Tapak Debus Banten, mengatakan, dengan menjalin silaturahmi akan berdampak dengan kelestarian seni budaya.

"Ini dalam rangka silaturahmi kebudayaan. Berbagai jenis kita mainkan untuk permainan debus yah, karena kita membuka padepokan untuk spesialis debus Banten. Dan kita juga menampilkan bintang tamu yaitu Master Limbad yah, yang mungkin tidak asing lagi," katanya.

Yana menambahkan dan berharap, silaturahmi seni budaya ini akan terus bertumbuh kembang juga menjadi moment untuk meregenerasi.

"Caranya melestarikan seni budaya jelas dengan selalu sering mengembangkan seni budaya, dimanapun ada budaya kita cinta budaya disitulah budaya tumbuh mengembang. Pokoknya seni budaya, panjang silaturahmi, banyak saudara itulah omsetnya manusia, silaturahmi. Untuk kedepannya, Alhamdulillah kita sudah memiliki bibit-bibit unggul yang mungkin kedepannya bisa melestarikan seni budaya ini," tambah dan harapnya.

Sementara Master Limbad, mengungkapkan kekagumannya dari rasa persaudaraan dalam acara ini.

"Banyak saudara baru kita disini, dari TTKKDH. Persaudaraannya yang sangat luar biasa. Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Maju terus, sukses terus para pejuang-pejuang budaya Indonesia," pungkasnya.

Sekedar informasi, Master Limbad sebagai bintang tamu dalam acara Tapak Debus Banten mempertontonkan aksi-aksi yang memukau seperti Hipnotis dan Memakan Paku (*)

(Foto: Istimewa)

Entertainment

[BANTENESIA.COM], Serang - Sebagai salah satu bentuk dedikasi dan sumbangsih terhadap pelestarian budaya dan memajukan pariwisata khususnya di Kabupaten Serang. Paguyuban Kang Nong Kabupaten Serang kembali menggelar kegiatan pemilihan Kang Nong Kabupaten Serang 2020.

Pemilihan Kang Nong Kabupaten Serang 2020 adalah kegiatan dua tahunan yang kali ini digelar, setelah sebelumnya sukses digelar pada tahun 2018. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Pemuda Dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Serang yang didukung oleh Perhimpunan Hotel Dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang juga berbagai instansi dan beberapa perusahaan, termasuk media online Bantenesia.Com.

Nong Tria selaku perwakilan dari Paguyuban Kang Nong Kabupaten Serang, mengatakan Pemilihan Kang Nong Kabupaten Serang 2020 sudah dibuka pendaftarannya.

"Sudah terlaksana untuk pendaftarannya," katanya saat dihubungi bantenesia.com, Kamis (6/1).

Tria juga menambahkan, Paguyuban Kang Nong Kabupaten Serang dan Disparpora Kabupaten Serang juga PHRI Kabupaten Serang akan melakukan Road Show ke Sekolah-sekolah untuk mensosialisasikan Pemilihan Kang Nong Kabupaten Serang 2020 ini.

"Minggu depan, kita akan melakukan Road Show untuk sosisalisasi Pemilihan Kang Nong Kabupaten Serang 2020 ini," tambahnya.

Sementara Wawan selaku perwakilan PHRI Kabupaten Serang, mengungkapkan, Pemilihan Kang Nong Kabupaten Serang 2020 ini menjadi ajang positif untuk mengembalikan (recovery) Anyer, Kabupaten Serang.

"Ini sebuah ajang pencarian muda mudi terbaik di Kabupaten Serang yang punya kemampuan, bakat dan keinginan untuk pengembangan diri dan memperkenalkan kembali potensi wisata yang ada di Kabupaten Serang khususnya Anyer, Selat Sunda Aman, Ayo Ke Anyer, Ayo Ke Banten," ungkapnya.

Kegiatan ini, sesuai namanya, adalah untuk memilih para pemuda (Kang) dan pemudi (Nong) dari seluruh wilayah se-Kabupaten Serang (khususnya) yang diharapkan bisa menjadi duta budaya dan pariwisata Kabupaten Serang. Pendaftaran dilakukan 3 Februari sampai dengan tanggal 29 Februari sebelumnya dilanjutkan dengan audisi pada tanggal 2-4 Maret. Peserta yang lolos audisi kemudian menjalani serangkaian tes dan kegiatan, termasuk dikarantina, untuk kemudian diseleksi dan dipilih sebagai finalis.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Disparpora Kabupaten Serang, Paguyuban Kang Nong Kabupaten Serang dan PHRI Kabupaten Serang antara lain pada tanggal 18-21 Maret 2020 bertempat di lokasi karantina peserta akan diberikan edukasi tentang bekal informasi seputar pariwisata, pengembangan diri, motivasi, pelatihan public speaking, catwalk, pembentukan mental, menanamkan jiwa kebangsaan, pembekalan ketrampilan dan mengasah kemampuan finalis yang dapat dikembangkan oleh setiap finalis.

Untuk puncak acara (Grand Final) tahun 2020 ini, diselenggarakan pada hari Sabtu (28/3) malam di Anyer, Kabupaten Serang. (*)

Sign up via our free email subscription service to receive notifications when new information is available.
Advertisement