24
Thu, Sep

(Foto: Net)

News
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Korps HMI-Wati (KOHATI) BADKO HMI JABODETABEKA-BANTEN undangan para tokoh perempuan dalam diskusi online dengan tema “Peran Perempuan Menghadapi New Normal” melalui aplikasi Zoom Meeting, Jumat (19/6).

Diskusi ini menghadirkan sejumlah perempuan inspiratif. Salah satunya srikandi asal banten yang kini menjadi anggota legislatif di senayan, yakni Adde Rosi Khoerunnisa, Anggota Komisi III DPR-RI dari Fraksi Partai Golkar, yang ditunjuk sebagai pemateri. Serta Kabid Hubungan Antar Lembaga yakni Muddawaroh yang ditunjuk selaku moderator acara diskusi online kali ini.

Dalam diskusi ini Muddawaroh selaku moderator memaparkan, tentu peran perempuan dalam hal ini tidak boleh tutup mata. Karena, sejatinya kaum perempuan sangatlah menentukan berjalannya kehidupan dengan baik.

“Salah satu contohnya seperti bagaimana mengurusi seorang suami dan anak, serta peran dalam ranah lainnya juga,” paparnya.

Sebagai pemateri, disampaikan oleh Adde Rosi Khoerunnisa bahwa, peran perempuan diranah domestik dan pablik tetap harus berjalan seperti semula, baik itu dalam keadaaan PSBB atau menghadapi New Normal.

“Tantangan perempuan di masa-masa seperti ini adalah melindungi keluarga. Dan peluangnya adalah bisa menjaga ketahanan gizi anak” ungkapnya.

Selain itu, ia berharap aturan-aturan pemerintah memberikan lebih banyak perlindungan bagi perempuan. Hal ini dikarenakan pentingnya perlindungan termasukk bagi perempuan pekerja, pengusaha perempuan khususnya UMKM, serta yang lainnya.

"Kita perlu mendorong pemerintah agar memberikan lebih banyak perlindungan bagi perempuan," ujarnya.

Adde Rosi mengatakan jika, pentingnya perlindungan perempuan dari diskriminasi di bidang ekonomi, maupun akses ke perawatan kesehatan.

"Melindungi perempuan melawan diskriminasi, baik dalam ekonomi, akses ke perawatan kesehatan atau akses ke stimulus yang disediakan pemerintah," katanya

Selain itu Adde Rosi juga berpesan, bahwa ibu-ibu adalah perempuan yang harus selalu terkontrol sumber kesehatannya, dan sumber kesehatan itu terdapat pada hati yang selalu bahagia. Maka perempuan harus tangguh dan mampu lebih berkreasi dan berfikir positif kita akan selesai dan bisa lalui pandemi ini. (*)