24
Thu, Sep

(Foto: Istimewa).*

News
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

PANDEGLANG - Dimasa transisi New Normal, Anggota DPR-RI Fraksi Partai Golkar, Adde Rosi Khoerunnisa menggelar acara Reses masa Persidangan III Tahun Sidang 2019-2020 dengan menggencarkan sosialisasi terkait protokol kesehatan. Dengan menggelar acara Sosialisasi Undang-Undang (UU) Nomor 6 tahun 2018, tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Sosialisasi yang digelar di Desa Kadulisung, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (13/6) dengan mengusung tema "Terwujudnya Ketahanan Kesehatan Bangsa Melalui Penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan”

Pada kesempatan itu Adde Rosi berharap agar masyarakat bisa hidup lebih menjaga kesehatan, terlebih lagi dimasa transisi New Normal dengan menerapkan Social Distancing dan Physical Distancing agar bisa memutus mata rantai penyebaran Virus Corona.

"Semoga dengan adanya sosialisasi Undang-Undang Kekarantinaan Kesehatan ini dapat menjadi momentum yang baik bagi kita semua, terutama masyarakat, untuk semakin lebih menjaga kesehatan diri masing-masing, dan lebih bisa mengetahui untuk memutus mata rantai Covid-19 dimasa transisi New Normal, ” katanya.

Dengan adannya Undang-Undang tersebut, lanjut Adde Rosi minimal ada dua yang akan dipenuhi, yakni bagi petugas karantina, sudah ada payung hukum untuk pelaksanaan tugasnya, tidak lagi simpang siur.

Begitu juga masyarakat, memahami apa yang menjadi kewajibannya kepada negara terkait Undang-Undang itu.

"Undang-Undang tentang Kekarantinaan ini, memberi kepastian hukum dan perlindungan untuk masyarakat. Begitu pula kepastian hukum bagi petugas kesehatan dalam pelaksanaan mencegah dan menangkal penyakit, juga risiko kesehatan masyarakat yang masuk maupun di seluruh wilayah Indonesia, salah satunya yang sekarang kita tengah alami, yakni Virus Covid-19," ujarnya.

Oleh sebab itu, Adde Rosi berharap, masyarakat bisa menangkal Virus Corona dengan menerapkan pola hidup sehat dan mengubah interaksi dengan masyarakat, yaitu disiplin menjalankan Social Distancing dan Physical Distancing. (*)