29
Sun, Mar

(Foto: Istimewa)

News
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

SERANG - Mengusung tema 'Polri Bersama Masyarakat dan Komunitas Menciptakan Kamtibmas', Jajaran Polsek Kramatwatu Polres Serang Kota Polda Banten melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) bersama masyarakat di Masjid Al-Muflikun Kampung Cogodag, Desa Harjatani, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Rabu (05/02) malam.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Kramatwatu Kompol. R. Moch. Sofian SH, Ketua PC LDII Kecamatan Kramatwatu Ustad Drajad, LDII Desa Harjatani ustad Suparman, panit Binmas Iptu Bingonilah, Bhabinkamtibmas Desa Harjatani, Sekom PC Kramatwatu dan para hadirin.

Dalam sambutannya, Kapolsek Kramatwatu Kompol R. Moch. Sofian menyampaikan puji syukur atas bisa hadirnya kita pada kegiatan malam hari ini serta memperkenalkan diri sebagai Kapolsek Kramatwatu dan menyampaikan riwayat kedinasan.

"Adapun hadirnya saya disini karena memang peran dan tupoksi saya dalam memelihara keamanan di wilayah Kecamatan Kramatwatu untuk melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat dan melakukan penegakan hukum apabila ada kejahatan," ucap Sofian.

Akan tetapi, lanjut Sofian, memang personil Polsek Kramatwatu saat ini masih terbatas jumlahnya untuk memenuhi pelayanan masyarakat Kecamatan Kramatwatu yang jumlahnya 15 Desa sehingga untuk menjaga kemanan.

"Mari kita bersama -sama menciptakan Polisi bagi diri sendiri, agar kita bisa lebih nyaman dan Keamanan dapat kita wujudkan bersama," ujarnya.

Kapolsek menambahkan, saat ini banyak terjadi berita hoaxs yang viral di media sosial dan pihaknya berharap seluruh masyarakat  bisa menyikapi dengan tidak terpancing dengan hal tersebut.

"Mari kita jaga keamanan lingkungan kita dengan lebih peduli terhadap lingkungan dan saat ini musim hujan kita harus menjaga kebersihan tidak membuang sampah kesolokan agar tidak banjir dan juga apabila ada kos kosan lingkungan kita," imbuhnya.

"Harus ada kepedulian kita agar tahu siapa penghuninya jangan sampai di jadikan tempat melakukan hal-hal yang tidak benar atau menjadi tempat teroris," pungakasnya.

Nampak acara dilanjutkan diskusi dan penyampaian persoalan yang ada di masyarakat terkait lingkungan dan peran orang tua terhadap anak, dan kegiatan selesai pukul 22.00 WIB, situasi aman dan kondusif. (*)