13
Thu, Aug

DPP KPPG.* (Foto: Istimewa)

News
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

LEBAK - Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) menyalurkan bantuan bagi korban banjir bandang di Kabupaten Lebak, Kamis (9/1).

Bantuan yang diberikan dalam kegiatan ini yakni berupa sembako, makanan bayi, popok, perlengkapan mandi, makanan siap saji yang diterima langsung para korban bencana banjir di posko pengungsian Pondok Pesantren Darul Mustofa, Cipanas, Kabupaten Lebak.

Adde Rosi selaku perwakilan DPP KPPG mengatakan, pihaknya tentu sangat peduli terhadap korban banjir bandang yang menimpa para saudara kita yang ada di lima kecamatan Kabupaten Lebak.

“Ini kedatangkan kita disini untuk memberikan bantuan terhadap para korban banjir bandang, bahwa kami dari DPP KPPG juga peduli terhadap para saudara kita yang terkena musibah banjir bandang beberapa waktu lalu," kata Adde Rosi, yang kini menjadi Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil Banten I (Kabupaten Lebak- Pandeglang).

Adde Rosi juga menuturkan kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan DPP KPPG guna membantu masyarakat yang terkena bencana. Dirinya juga berharap kedepan tidak ada lagi yang terkena bencana banjir.

"Semoga tidak ada lagi banjir bandang, atau musibah benca alam kedepannya," katanya.

Adde Rosi juga mengatakan hadirnya DPP KPPG memang fokus membantu sesama saudara kita yang terkena musibah.

“Ini memang kita sudah programkan karena kami hadir untuk berguna bagi masyarakat, insya Allah kami kedepan selalu saling bergandeng untuk saling membantu saudara kita yang terkena musibah,” katanya.

Sementara itu, salah seorang korban bencana banjir, Yati yang mengungsi di posko Pondok Pesantren Darul Mustofa, Cipanas, Kabupaten Lebak mengatakan, jika dirinya sangat berterima kasih atas bantuan dan kepedulian KPPG dan IIPG atas bantuan yang disalurkan lansung.

"Terima kasih kepada ibu-ibu yang sudah memberikan bantuan, semoga Allah Swt yang membalas kebaikan ibu-ibu semuanya," katanya.

Ketua RT 08/ RW 03, Abas (42) yang warganya banyak menjadi korban banjir mengungkapkan, untuk di wilayahnya korban banjir sebanyak 50 kepala Keluarga.

“Disini yang terkena banjir sekitaran 50 Kepala Keluarga, dengan bantuan ini bisa membantu warga saya, karena sampai saat ini disini belum ada bantuan dari manapun,” tambahnya.

Sekedar informasi jika di Kecamatan Cipanas, 74 rumah rusak berat, 185 rusak ringan, 7 jembatan penyeberangan dan 3 mushola rusak. (*)