02
Thu, Jul

Anggota Komisi III DPR RI Hj. Adde Rosi Khoerunnisa.* (Foto: @adderosi.official)

News
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

SERANG - Hj. Adde Rosi Khoerunnisa selaku Anggota Komisi III DPR-RI dapil Kabupaten Pandeglang - Lebak sangat prihatin dan turut berbela sungkawa atas terjadinya musibah banjir bandang di 4 Kecamatan d Kabupaten Lebak, Banten, Senin kemarin.

Adde Rosi juga selaku ketua PMI Kota serang berencana akan langsung mengirim bantuan berupa selimut, bahan pokok makan dan obat-obatan, sekaligus akan membuat posko di lokasi yang berdampak parah terkena dampak banjir bandang.

"Rencananya Sabtu depan kami akan mengirim bantuan ke daerah dampak banjir bandang. Untuk saat ini relawan PMI Kota Serang sudah berangkat terlebih dahulu untuk memberikan bantuan evakuasi beberapa warga yang terisolir dan membuka akses jalan dan jembatan menuju lokasi yang diketahui hancur diterjang banjir bandang," kata Adde Rosi.

Adde Rosi berharap seluruh jajaran pemerintah daerah, baik kabupaten maupun provinsi ikut bersinergi menolong para saudara kita yang terkena dampak banjir bandang sungai Ciberang.

Perlu diketahui, saat ini proses evakuasi warga dari seberang sungai yang jembatannya terputus tengah dilakukan evakuasi menggunakan perahu karet milik BPBD Kabupaten Lebak.

Baca juga: Peduli Bencana Banjir Bandang, Balsing Lakukan Penggalangan Dana

Dari data yang diperoleh, sekitar 1.500 warga di tiga kampung yang berlokasi di seberang sungai Ciberang masih terisolasi. Para Korban diketahui saat ini membutuhkan tenda besar dan genset untuk membangun posko.

"Saya selaku ketua PMI Kota Serang juga sudah memerintahkan agar secepat mungkin membuatkan tenda pengungsian di lokasi, kita punya tenda berukuran besar yang mampu menampung 100 warga, dan untuk genset kami sedang berkoordinasi dengan seluruh jajaran agar menyiapkan genset, baik sewa ataupun pinjam," kata Adde Rosi.

Warga yang sebelumnya meminta agar pemerintah segera memberikan bantuan yang dibutuhkan warga korban banjir bandang.

"Masalahnya ini memang kita kesulitan mendistribusikan karena aksesnya terputus. Sekarang sedang kami usahakan. Sementara itu, ibu-ibu dan warga lainnya yang sudah berhasil dievakuasi bisa langsung minta diantar ke posko induk di Gedung PGRI Sajira ya. Di sana lengkap semuanya," katanya.

Bencana banjir di Lebak Banten menerjang empat kecamatan, yakni di Kecamatan Cipanas, Lebak Gedong, Curugbitung dan Sajira sehingga mengakibatkan ribuan warga mengungsi. Banjir diduga lantaran sungai Ciberang yang melintas di empat kecamatan tersebut meluap. Akibatnya ada 12 desa di empat kecamatan terdampak banjir.

Sebanyak 20 jembatan di Kabupaten Lebak juga dilaporkan putus akibat banjir dan tanah longsor, setelah terjadi luapan air Sungai Ciberang, menyusul hujan deras di daerah setempat sepanjang Selasa kemarin sore hingga Rabu pagi itu. (*)