Tubagus Haerul Jaman Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan

0
202

[BANTENESIA.COM] – Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Banten II Fraksi Partai Golkar Tubagus Haerul Jaman mensosialisasikan empat Pilar Kebangsaan. Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 150 orang dari kalangan masyarakat Banten. Minggu (24/04).

Empat Pilar Kebangsaan tersebut yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 45), Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhineka Tunggal Ika (berbeda-beda tapi tetap satu).

Narasumber dalam kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI ini dibawakan oleh Ratu Ria Maryana Wakil Ketua DPRD Kota Serang dan Teguh Ista’al Anggota DPRD Provinsi Banten dengan materi Pancasila sebagai ideologi negara serta UUD NKRI Tahun 1945.

Een ander belangrijk voordeel van dit instrument wordt gespecialiseerdeapotheek.com beschouwd als een zeer betaalbare prijs. Wij onderhouden goede contacten met de producent waardoor je er bij ons altijd vanuit kunt gaan dat wij veilige producten leveren.

Jaman menyampaikan dalam sambutanya empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara adalah kumpulan nilai-nilai luhur yang harus dipahami seluruh masyarakat. Dan menjadi panduan dalam kehidupan ketatanegaraan untuk mewujudkan bangsa dan negara yang

adil, makmur, sejahtera dan bermartabat. Konsep empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara terdiri dari Pancasila, UUD 1945 ,NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Dalam pemaparannya, Jaman menuturkan bahwa sosialisasi empat pilar ini merupakan landasan kehidupan bermas- yarakat dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk generasi muda. Empat pilar tersebut merupakan prasyarat minimal bagi bangsa Indonesia untuk berdiri kukuh dan meraih kemajuan berlandaskan karakter kepribadian bangsa Indonesia sendiri.

“Setiap warga negara Indonesia harus memiliki keyakinan bahwa empat pilar tersebut adalah prinsip moral keIndonesiaan yang memandu tecapainya kehidupan bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” ujarnya.

Jaman menegaskan sebelum akhiri sosialisasi 4 pilar bahwa dasar negara ini kukuh karena digali dan dirumuskan dari nilai kehidupan rakyat Indonesia yang merupakan kepribadian dan pandangan

hidup bangsa. Karena itu Pancasila disepakati secara nasional, merupakan perjanjian luhur yang harus dijadikan pedoman bagi bangsa, pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia.

Ratu Ria Maryana mengatakan, empat pilar tersebut tidak dimaksudkan memiliki kedudukan sederajat. Setiap pilar memiliki tingkat, fungsi dan konteks yang berbeda. Pada prinsipnya, Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara, kedudukannya berada di atas tiga pilar yang lain. Empat pilar tersebut merupakan prasyarat minimal bagi bangsa Indonesia untuk berdiri kukuh dan meraih kemajuan berlan- daskan karakter kepribadian bangsa Indonesia sendiri.

“Setiap warga negara Indonesia harus memiliki keyakinan bahwa empat pilar tersebut adalah prinsip moral keIndonesiaan yang memandu tecapainya kehidupan bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” kata Ria.

Ria menilai revitalisasi dan aktualisasi nilai-nilai empat pilar kebangsaan tersebut menjadi penting untuk merubah sikap, moral dan etika segenap komponen bangsa agar lebih mengutamakan kepentingan bangsa dan negara dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Teguh Ista’al menyampaikan kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dinilai penting karena MPR menilai masih banyak penyelenggara negara dan kelompok masyarakat yang belum memahami dan mengerti tentang nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Tanpa gerakan nasional pemasyarakatan dan pembudayaan Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara, esksistensi dan peranannya dari waktu ke waktu akan memudar. Kemudian pada gilirannya akan memengaruhi penyelenggaraan negara. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here