Tubagus Haerul Jaman Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan Bersama Masyarakat Banten

0
271

[BANTENESIA.COM] – Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil Banten II, Tubagus Haerul Jaman, melakukan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang dihadiri oleh kalangan pemuda masyarakat serta para simpatisan partai, Senin (28/3) di Kota Serang, Banten.

Dalam sosialisasinya, Jaman menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting, sebab untuk memahami kembali mengenai empat pilar kebangsaan itu sudah mutlak dan harus segera dilakukan demi menyelamatkan bangsa Indoensia dari ancaman perpecahan.

“Terutama nilai-nilai kebangsaan guna menanamkan rasa cinta pada tanah air,” ujarnya Jaman kepada Bantenesia.com seusai mensosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan bersama Masyarakat Banten.

Menurutnya, pancasila itu bagian tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Serta gotong royong merupakan sifat yang tidak terpisahkan oleh bangsa Indonesia karena termasuk budaya dari leluhur negara.

“Karena manusia merupakan makhluk sosial, maka dibutuhkan rasa kerja sama, tenggang rasa dan saling toleransi juga membantu bahu membahu satu dengan lainnya,” paparnya.

Pengamalan pancasila khususnya sila ketiga, ‘Persatuan Indonesia’, lanjut Jaman, membuat semangat gotong royong merupakan salah satu ciri khas bangsa Indonesia. Maka makna pancasila perlu dilestarikan karena pancasila merupakan satu kesatuan dari sila-sila yang ada tidak dapat dipisahkan.

“Bahwa pancasila sebagai ideologi bangsa yang mempunyai fungsional sekaligus sumber inspirasi pembagunan untuk mewujudkan keadilan sosial demi kemakmuran seluruh bangsa Indonesia,” katanya.

Bahkan, mengenai tantangan yang dihadapi generasi muda sekarang dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Jaman menilai bahwa derasnya arus globalisasi yang menuntut keterbukaan dan kebebasan berdemokerasi sertai persaingan bebas menjadi sebab utama menurunnya nilai-nilai kebangsaan tersebut.

Oleh karena itu, revitalisasi dan aktualisasi nilai-nilai empat pilar kebangsaan tersebut menjadi penting untuk merubah sikap, moral dan etika segenap komponen bangsa agar lebih mengutamakan kepentingan bangsa dan negara dalam kehidupan sehari-hari.

“Dalam penerapannya, nilai-nilai kebangsaan itu juga harus menyentuh kalangam elit politik, birokrat, TNI-Polri, lembaga pendidikan, diplomat dan seluruh element masyarakat lainnya,” tegas mantan Walikota Serang dua periode ini. (Pou)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here