Resmi! Gedung Juang Jadi Wisata Edukasi & Sejarah Kota Serang

0
242

[BANTENESIA.COM], Kota Serang – Gedung Juang 45 yang berlokasi di Jalan Ki Masjong tepat di depan Alun-alun Kota Serang yang sudah dilakukan revitalisasi akhirnya diresmikan oleh Walikota Serang Syafrudin yang didampingi Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin bersama Kepala Dinas Perpustakan dan Kearsipan (DPK) Kota Serang Wahyu Nurjamil. Rabu (24/2).

Gedung Juang tersebut diperuntukan sebagai sarana edukasi dan wisata sejarah masyarakat Kota Serang menuju Kota Serang yang berdaya dan berbudaya. Revitalisasi ini tidak mengubah bentuk keadaan gedung juang yang ada. Jadi tetap seperti gedung juang yang dulu, tiang-tiang nya, pintu dan sebagainya masih seperti dulu. Selain wisata sejarah, gedung juang menghadirkan perpustakaan umum, perpustkaan anak, ruang teater mini dan ruang sejarah digital. Revitaslisasi ini menghabiskan anggaran 4,1 miliar rupiah.

Kepala DPK Kota Serang Wahyu Nurjamil, mengatakan, bahwa ini merupakan tekad Dinas Perpus dan Kearsipan untuk menciptakan perpustakaan yang canggih, nyaman dan terintegrasi. Canggih dengan melakukan terobosan baru yaitu program e-pusda dimana pembaca cukup dengan mengunduh di Appstore, terdapat sekitar 1000 jenis buku yang dapat dibaca, program pintar buku yaitu masyarakat tinggal menelfon maka buku akan diantar dan jika sudah selesai dibaca akan dijemput sebagai upaya meningkatkan sumber daya manusia. Nyaman disini dapat dilihat bahwa interior Gedung Juang bagian dalam dibuat sedemikian rupa sehingga pengunjung merasa nyaman dan betah berlama-lama berada di perpustakaan dan museum yang  sudah dilakukan revitalisasi.

Wahyu berharap Kota Serang memiliki wisata sejarah, “Dengan sangat bangga Kami bisa me-launching gedung ini sebagai destinasi sejarah, tidak hanya masyarakat Kota Serang tetapi bagi seluruh masyarakat Banten pada umumnya.” Kata Wahyu.

Kemudian wahyu menyampaikan bahwa akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, para siswa SD-SMP diadakan kegiatan rutin untuk mengunjungi gedung juang tersebut.

Walau sempat mengalami penolakan oleh Dewan Harian Daerah 45 dan dengan proses panjang, Walikota Serang Syafrudin merasa lega bahwa gedung ini sudah direvitalisasi tanpa merubah bentuk dan dapat dipergunakan untuk masyarakat Kota Serang.

“Dengan proses panjang, Alhamdulillah gedung juang ini sejak masih dimiliki oleh Kabupaten Serang, sekarang sudah dipindahkan ke Kota Serang tahun 2007 dan kini kami bisa melakukan revitalisasi,” katanya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here