Eksis, KPW BI Terus Dorong Pemulihan Ekonomi di Banten

0
38

[BANTENESIA.COM] – Kantor Perwakilan (KPW) Bank Indonesia (BI) Banten terus berupaya mendorong percepatan pemulihan ekonomi di Banten.

Salah satunya dengan forum percepatan daerah, mendorong inovasi, mendorong integrasi ekonomi, transparansi yang terintegrasi di setiap Kabupaten maupun Kota di Provinsi Banten.

Hal ini diungkapkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Erwin Soeriadimadja, didampingi Deputi Kepala Perwakilan Perumusan dan Implementasi KEKDA Gunawan, Deputi Kepala Perwakilan SP PUR MI (Sistem Pembayaran PUR MI) Erry P. Suryanto, Ekonom Senior Purwanto, dan Kepala Unit Implementasi PUR Efendi pada Taklimat Media Laporan Perekonomian Provinsi Banten Periode Agustus 2021, Jum’at (24/9) di kantor BI Banten.

Baca juga: Dukung Atlet Banten, BI Sosialisasikan QRIS Sebagai Alat Transaksi

Dikatakan Erwin Soeriadimadja, bahwasannya mengupayakan untuk Indeks Pemerintah Banten dapat menjadi tinggi dengan layanan publik menjadi lebih baik.

Dikarenakan, lanjut Erwin, pada triwulan IV pertumbuhan ekonomi di Banten diprediksi dapat bergerak postif. Pemulihan ekonomi pun dapat stabil.

“Karena kita memperkirakan pada triwulan III dapat membaik, melalui industri pengolahan. Mulai dari industri alas kaki, industri petrokimia hingga Industri baja dapat meningkat 12 persen. Apalagi, pada triwulan II ini pun, kondisi ekonomi di Banten telah membaik dengan terbantunya dari Hari Perayaan Keagamaan (HPKN) di setiap Kabupaten maupun Kota. Naik sedikit saja, terasa genjotan ekonomi di masyarakat,” ungkap Erwin.

Erwin memaparkan, pasar domestik seperti industri alas kaki akan kembali membaik. Mengingat, proses sekolah tatap muka kembali berlangsung dibeberapa daerah.

Begitupun Industri petrokimia, sambungnya, berbasis Industri kimia di Banten dapat memenuhi pada penjualan pasar domestik. Bahkan, rencananya PT Chandra Asri bisa mendorong ekspor maupun impor.

Sedangkan untuk import baja, lanjut Erwin, saat ini meningkat 12 persen, penjualan baja ringan naik 18 persen, baja global naik 6,2 persen, dan harga biji besi di Amerika Serikat turun drastis.

“Makanya, saya kira pada triwulan III, pertumbuhan ekonomi membaik secara postif. PPKM yang menahan konsumsi domestik dan penjualan pun dapat menjadi membaik pada triwulan III sampai akhir tahun,” jelasnya.

Baca juga: Bersama Media Dukung Pemulihan Ekonomi, BI Banten Gelar Capacity Building

Diketahui, Provinsi Banten memasuki peringkat ke-7 pada pertumbuhan nasional di triwulan II. Akan terus mendorong lebih baik pada triwulan selanjutnya.

Apalagi, Banten melalu Krakatau Steel (KS) akan memiliki produksi baja mencapai 3,9 juta ton pertahun. Baja nasional mencapai 4,8 sampai 5 juta ton pertahun. Sedangkan KS sendiri memiliki target mencapai 10 juta ton pertahun pada 2025, dan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Banten menjadi lebih baik. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here